- BEP (titik impas)
- Jumlah unit yang harus terjual agar biaya tetap tertutup dan belum ada laba atau rugi.
- Biaya tetap
- Biaya yang tetap dibayar meski produksi naik atau turun, misalnya sewa dan gaji tetap.
- Biaya variabel
- Biaya yang berubah mengikuti jumlah produksi, misalnya bahan baku.
- BOM (bill of materials)
- Daftar bahan dan jumlahnya yang dibutuhkan untuk membuat satu produk.
- Cavity
- Rongga pada cetakan injeksi tempat satu part dibentuk. Makin banyak cavity, makin banyak part per siklus.
- Cycle time
- Waktu yang dibutuhkan untuk menghasilkan satu unit produk.
- Die
- Cetakan pada mesin press untuk memotong atau membentuk logam.
- DPMO
- Cacat per sejuta kesempatan. Ukuran kualitas proses yang bisa dibandingkan antar langkah.
- EOQ (economic order quantity)
- Jumlah pesanan yang paling ekonomis untuk menekan biaya pesan dan biaya simpan.
- FPY (first pass yield)
- Persentase unit yang lolos pada percobaan pertama, tanpa perbaikan ulang.
- Gauge R&R
- Ukuran seberapa besar variasi alat ukur dibanding toleransi produk. Dipakai untuk memastikan alat ukur cukup teliti.
- Gaya clamp
- Gaya yang menahan cetakan tetap tertutup selama injeksi berlangsung.
- HPP produksi
- Harga pokok produksi: total biaya bahan, tenaga kerja langsung, dan overhead dibagi jumlah unit.
- Ketersediaan
- Persentase waktu mesin siap dipakai, setelah waktu henti dikurangi. Bagian pertama dari OEE.
- Lead time
- Waktu dari pesanan masuk sampai selesai, atau dari bahan datang sampai produk jadi.
- Level sigma
- Ukuran kestabilan proses. Semakin tinggi nilainya, semakin sedikit cacat.
- Margin kontribusi
- Harga jual dikurangi biaya variabel per unit. Sisanya dipakai untuk menutup biaya tetap.
- MTBF
- Rata-rata waktu mesin bisa beroperasi di antara dua kerusakan.
- MTTR
- Rata-rata waktu yang dibutuhkan untuk memperbaiki satu kerusakan.
- OEE (Overall Equipment Effectiveness)
- Ukuran efektivitas mesin yang menggabungkan ketersediaan, performa, dan kualitas. Nilai 85 persen dianggap sangat baik.
- Overhead pabrik
- Biaya tidak langsung pabrik, seperti listrik, sewa, dan penyusutan mesin.
- Performa
- Seberapa dekat kecepatan mesin dengan waktu siklus idealnya. Bagian kedua dari OEE.
- Regrind
- Material plastik hasil giling ulang dari runner atau scrap, yang dicampur kembali dengan material baru.
- Reorder point
- Jumlah stok ketika pemesanan ulang harus dilakukan.
- Rework
- Unit yang diperbaiki ulang agar memenuhi standar kualitas.
- Safety stock
- Stok cadangan untuk menjaga pasokan jika permintaan atau pengiriman bahan tidak sesuai rencana.
- Scrap
- Unit yang gagal dan tidak bisa dipakai, sehingga harus dibuang.
- Setup time (changeover)
- Waktu yang dibutuhkan mesin untuk berpindah dari satu produk ke produk lain.
- Shot
- Satu siklus injeksi, yaitu material cair dimasukkan ke cetakan sampai part terbentuk.
- Strokes per menit (SPM)
- Jumlah langkah mesin press dalam satu menit.
- Takt time
- Ritme produksi yang harus dicapai agar permintaan pelanggan terpenuhi tepat waktu.
- Toleransi
- Rentang ukuran yang masih diterima di sekitar ukuran nominal, misalnya 25 mm ± 0,1 mm.
- Utilisasi kapasitas
- Persentase kapasitas maksimum yang sedang dipakai untuk produksi.
- WIP (work in progress)
- Barang setengah jadi yang masih berada di dalam proses produksi.
- Yield
- Persentase unit baik dari jumlah unit yang masuk proses.